Showing posts with label SYARIAH ECONOMIC. Show all posts

PSAK Syariah dalam 3 bahasa...

Posted by: Agnes in


Alhamdulilah..SAK Syariah Go Internasional!!

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Syariah di Indonesia sedang dalam tahap menterjemahkan dalam 3 bahasa, bahasa Indonesia, Inggris, Arab. prosesnya cukup rumit, karena ada beberapa istilah2 dalam Islam yang rasanya kalo di inggrisin malah aneh, jadi kita cari istilahnya di Standar Internasional untuk laporan keuangan syariah..huhu..

Udah gitu kalo aku baca pake bahasa Indonesia aja nangkepnya rada susah jadi kudu mikir 2 kali, tapi seneng jadi nambah ilmu. Deadline mendadak translet ke bahasa Inggris ini karena besok pagi SAK Syariah ini akan diseminarkan di Malaysia untuk proses comparing, seruu deh..
Tahap translet pun ada banyak setelah kami translet akan direview, di edit,kemudian di print,setelah di print di review lagi, proses konsistensi juga untuk setiap istilah yang ada.
Yah,ini wujud pengabdian kami kepada Akuntansi Syariah di Indonesia.
Semoga dengan diluncurkannya SAK Syariah dalam 3 bahasa ini akan memudahkan investor2 asing dalam menyusun laporan keuangan,dampaknya akan lebih mudah menarik investor dari negara lain dan Insya Allah akan memabantu pertumbuhan perekonomian Indonesia,Amin.

Sistem ekonomi yang sesuai dengan Islam akan menjaga kita dari hal-hal yang berbau haram atau dilarang oleh agama Islam. Konsep ekonomi Islam saya rasa lebih aman untuk diterapkan,menyejahterakan seluruh pihak tidak seperti sistem kapitalis, yang kaya semakin kaya yang miskin tambah menangis..

Tidak ada salahnya memulai dari yang kecil2 dulu,karena sesuatu yang besar itu kan juga berasal dari sesuatu yang kecil. Insya Allah, kita mendapat lindungan dan Ridho Allah jika kita senantiasa menjalankan segala perintah-Nya. Al quran sudah mengatur seluruh aspek kehidupan, dari hal kecil maupun hal yang besar dan yang akan datang,Al quran itu pedoman yang selalu relevan.

Mari kita mulai bertransaksi secara syariah..minimal dari nabung dulu,seenggak2nya kita menghindari riba, Insya Allah.
Thanks Allah atas petunjuk-Mu...

Kerja=pendapatan

Posted by: Agnes in

Dalam konsep Islam apa yang kita kerjakan haruslah dibayar dengan adil. Al Quran menyebutkan "Manusia tidak akan mendapatkan kecuali apa yang ia kerjakan". Pada dasarnya Islam itu melarang adanya eksploitasi,kecurangan,penindasan dan kecurangan, prinsip ekonomi Islam itu Keadilan bagi semua pihak. Kapitalisme yang memonopoli kekayaan adalah sangat jauh dari prinsip Islam. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin bukan merupakan konsep keadilan dilihat dari segi apapun. Menghargai hasil kerja sesuai dengan bagaimana pekerjaan yang telah pekerja selesaikan, menurut saya orientasinya adalah bukan hasil tapi pada proses. Karena proses yang baik dampaknya adalah hasil yang baik pula.
Pekerja yang termotivasi pada proses dengan penghargaan yang sesuai dan adil akan menghasilkan efek positif pada pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan pekerja dan hasil produksi yang optimal,efeknya barang produksi yang berkualitas tersebut akan memberikan keuntungan yang baik bagi para produsen.
Lingkaran yang indah bukan apabila kita mengetahui dan menerapkan prinsip syariah.
Insya Allah kaya di dunia dan akherat.
"Menjadi jujur itu susah tapi lebih susah lagi menjadi pembohong".
Semoga bermanfaat dan Insya Allah saya berusaha mengamalkannya..Amin

Ag*

Syariah atau Konvensional?

Posted by: Agnes in

Memilih untuk menabung di bank syariah atau konvensional ya?Beberapa orang yang saya survei 8 dari 10 orang memilih bank konvensional alasannya karena mereka lebih percaya pada nama besar sebuah bank,jaminan likuiditas dan alasan yang banyak mereka ungkapkan adalah ya karena dari dulu yang bagus itu bank konvensional. Saya tidak akan menyalahkan mereka karena selama ini otak kita banyak sekali dicekoki oleh yang namanya konvensional, makanan sehari-hari itulah yang membentuk suatu mind set dengan pola konvensional,hasilnya adalah produk konvensional yang mengakar.
Lalu saya melakukan survei di Bank Muamalat, saya melakukan survei pada nasabah Bank Muamalat menitikberatkan pada pertanyaan kenapa memilih menabung di Bank Muamalat? Dari 10 orang 7 orang menjawab karena tidak banyak potongan administrasi dan sistem bagi hasilnya lebih menguntungkan,kesimpulan saya adalah beberapa dari mereka yang memilih Bank Muamalat adalah bukan karena alasan religius artinya karena sesuai dengan syariat Islam tapi alasannya adalah karena faktor financial saja.Efek samping makanan konvensional inilah yang membuat kita masih berpikir konvensional dalam kancah syariah.Padahal 2 hal itu adalah sesuatu yang berbeda menurut saya,bukan untuk diperbandingkan dan disamakan.
Maka jangan teracuni pikiran anda dengan tulisan saya ini..bentuklah mindset kita dengan pikiran kita sendiri and Be Creative..

Ag*